Apa yang bukan kepunyaan kita lebih
menarik mata dari kepunyaan kita sendiri. Menariknya sesuatu itu hanya
ketika menjelang dapat. Nafsu tidak mau penuh diberikan bumi, dia merasa
selalu belum cukup
(cerdik pandai)
Yang memperturutkan hawa nafsu, akhirnya
ia jadi binatang. Orang yang tidak mau mendengar wirid, pertanda iblis
telah duduk dipintu hatinya.
Zaman keemasan hanya akan dinikmati oleh siapa yang tidak silau mlihat emas.
(G. K. Chesterton)
Yang disebut sebagai sahabat, bukanlah
orang yang memuji Anda, tetapi yang dapat menunjukkan kesalahan
Anda.
Kasihanilah musuh Anda, karena ia akan menunjukkan kesalahan Anda.
Pujian tidak menunjukkan jalan untuk perubahan. Siapa mau menerima
kebenaran, lepaslah ia dari kesesatan.
Walaupun nafsu menarik kepada kejahatan,
tetapi hati nurani tetap menolak. Oleh karena itu apa yang